Nov 102012
 

Sekilas Tentang Kuliah, Tugas, dan Ujian Matakuliah

Berhubung saya hanya mengambil beberapa matakuliah maka saya hanya menjelaskan apa yang saya tempuh, dan yang saya tulis di sini hanya Pengolahan Citra, Perolehan Informasi, dan Struktur Data dan Algoritma. Terakhir, meringkas dari ketiga matakuliah ini dan pelajaran/hikmah yang dapat diambil.

Jadwal kuliah di UI hampir sama dengan di UB. Jadwal matakuliah dengan SKS lebih dari 2 SKS akan dipecah menjadi 2 kali pertemuan. Misalnya matakuliah 3 SKS, akan dipecah menjadi 2+1, dimana 2 SKS dilakukan di hari A dan 1 SKS dilakukan di hari yang berbeda, sehingga dalam 1 minggu akan ada 2 kali pertemuan. Rata-rata matakuliah di UI memiliki SKS 3-4 SKS. Apabila mahasiswa mengambil 6 matakuliah (dengan total minimal 18 SKS) maka dalam seminggu bisa 12 kali pertemuan.

Pengolahan Citra

Ujian Pengolahan Citra terdiri dari banyak nomor, untuk UTS yaitu 19 nomor. kalau tidak salah 4 jawaban singkat, 10 pilihan ganda, 1 penjelasan singkat, 4 perhitungan matriks manual (region growing, inverse wavelet, konvolusi, dilation). Waktu yang diberikan 2,5 jam (150 menit). Sebenarnya saya bisa bilang WOW, kenapa? Soal seperti ini ada yang bisa mengerjakan dengan sempurna yaitu 100 dan beberapa yang mendapat 90an. Memang soal-soal ini tidak begitu sulit sebenarnya karena apabila sudah tahu TEORI-nya maka semuanya mudah begitu juga perhitungan matriks citranya (kecuali kalau disuruh menurunkan atau membuktikan fungsi matematisnya). Tugas-tugas dikerjakan menggunakan Matlab sehingga tidak perlu “hard” coding menggunakan Delphi, C#, C++ tapi sekedar scripting.

Perolehan Informasi

Matakuliah Perolehan Informasi dalam tugas-tugasnya menggunakan bahasa pemrograman PERL. Ujian Perolehan Informasi berupa analisis, penjelasan, perhitungan, coding, semuanya komplit dengan soal yang tidak sedikit dan waktu ujian 2 jam (120 menit).

Struktur Data dan Algoritma

Beban yang terasa di matakuliah Struktur Data dan Algoritma adalah tugas-tugas seabrek dan tingkat kesulitan yang lumayan tinggi. Total ada 7 Worksheet (tugas coding dengan waktu pengerjaan < 1 minggu, biasanya Selasa diunggah dan Sabtu siang dikumpulkan), 3 Quiz, UTS, dan UAS, belum lagi Homework-homework yang diberikan. Tugas tidak dicek secara manual tapi dicek secara otomatis oleh program AutoGrader dengan pengujian otomatis 10 kasus. Tiap satu kasus benar mendapat 10 poin, apabila 10 kasus benar maka mendapat 100. Namun, permasalahan terjadi apabila hanya format output salah maka hasilnya salah, walau apabila secara dicek manual hasilnya benar. Kesalahan yang mudah terjadi adalah kekurangan/ketambahan satu karakter seperti spasi, new line/carriage return, atau salah meletakkannya. Jadi, walau algoritma sudah benar kalau format output salah hasilnya adalah 0, apabila algoritma benar dan output benar maka 100. Sedangkan algoritma kurang benar tapi output benar maka hasilnya antara 10-90.

Ujiannya pun terdiri dari banyak soal berupa analisis output, analisis fungsi kompleksitas (big Oh), dan pastinya coding (ini yang paling banyak).

Ringkasan

Overall, sepertinya tidak ada ujian dengan jumlah nomor yang sedikit dengan soal yang lumayan sulit dengan tugas yang banyak.

Bagi yang merasa mengeluh kuliah itu sulit, banyak teori, banyak tugas, banyak praktik, ya jangan kuliah kalau begitu! Namanya kuliah yang seperti itu!

Dosen bukannya ingin mempersulit mahasiswa tapi ingin supaya mahasiswa banyak belajar. Kenapa PT A atau PT B lulusan mahasiswanya pintar-pintar, mudah mencari kerja di tempat bergengsi? Jawabannya ada di kuliahnya dan individu masing-masing. Tingkat kesulitan tugas dan ujian serta individu yang mau ditempa menjadi seperti itulah yang menjadikannya sukses. Bukan karena mudah kuliahnya dan gampang mendapat nilai bagus.

Kalau mau objektif, mahasiswa harus mau melihat dan mau berkompetisi dengan mahasiswa lain di PT bergengsi yang lain. Jangan sampai seperti kura-kura dalam tempurung, merasa kuliahnya sudah “WAH” sulitnya, “WAH” ini itu, tapi ketika melihat di PT bergengsi yang lain ternyata apa yang dia tempuh ternyata tidak ada apa-apanya. Kita harus selalu mem-benchmark diri kita dengan yang di atas kita, sebisa mungkin tidak hanya sekadar regional tapi juga nasional dan bahkan internasional.

  One Response to “Melihat Sekilas Fasilkom Universitas Indonesia: Kuliah, Tugas, dan Ujian”

  1. [...] Baca selanjutnya » Tugas dan Ujian  Posted by Putra Pandu Adikara at 07:00 [...]

 Leave a Reply

(required)

(required)

CAPTCHA Image

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title="" rel=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>