Nov 102012
 
04

Beberapa fasilitas penunjan non akademik yang saya amati hanya beberapa saja. Fasilitas ini antara lain kantin, transportasi massal dan transportasi hijau, tempat parkir, ATM dan minimarket, serta pepohonan dan green area.

Kantin

Tempat satu ini sangat jarang sekali saya kunjungi. Biasanya kalau makan saya masak sendiri di rumah sekaligus mengurangi biaya pengeluaran. Beberapa kali saya ke sini, makanannya enak-enak dan termasuk murah :D Meja makan juga tersedia banyak.

Transportasi Massal dan Transportasi Hijau

Untuk berkeliling di UI tentunya kalau mau jalan kaki akan melelahkan. Bersyukur di UI disediakan transportasi massal bernama Bis Kuning (BiKun). Bis ini teratur setiap berapa menit akan datang untuk mengelilingi UI dan berhenti di setiap halte (di dekat tiap fakultas). Bis ini selalu banyak yang menggunakannya sebagai alternatif untuk kendaraan pribadi, karena GRATIS! Yah, kita tidak perlu membayar sepeser pun untuk naik jarak dekat maupun jauh. Jadi, kalau punya tempat kos yang dekat UI, cukup naik ini dan tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk bahan bakar.

Fasilitas gratis satu lagi adalah sepeda angin. Sebagai mahasiswa UI kita dapat menggunakannya untuk berkeliling UI melalui jalan dengan jalur khusus sepeda angin. Enaknya, jalur-jalur ini teduh karena selalu di bawah pepohonan rindang. Praktisnya lagi, tempat penyewaan ini tersedia di banyak tempat di UI.

Tempat Parkir

Tempat ini begitu bagi yang memiliki kendaraan karena ini tempat bertenggernya kendaraan roda dua (sepeda angin, sepeda motor) dan roda empat. Tempatnya termasuk lumayan besar, walau selalu penuh ketika jam 10 ke atas, sehingga mengharuskan parkir secara paralel. Namun disediakan juga tempat parkir “tambahan” di antara Gedung A dan Gedung B.

Satu yang jelas, tidak ada mahasiswa parkir di pinggir jalan dan memenuhi bahu kanan kiri jalan. Penggunaan bahu jalan juga dibatasi, ada jalan-jalan yang tidak boleh digunakan untuk parkir mobil. Apabila ada yang melanggar maka rodanya akan digembok dan untuk melepaskannya harus membayar Rp 250.000,00 (kalau tidak salah).

Otomatis pemandangan juga lengang dan tidak bikin stres bagi yang melihatnya. Tidak seperti di salah satu PT yang di bahu kanan kiri jalan isinya tempat parkir sepeda motor dan mobil. Jalanan dilebarkan tapi kalau ternyata fungsinya menjadi tempat parkir ya tragis sekali, hanya mendidik sebagi pengguna kendaraan pribadi. Hal ini tidak mendidik pengurangan CO2 dan penggunaan transportasi massal untuk menjadi Green Campus malah Carbon Campus.

ATM dan Minimarket

ATM ini dapat ditemui di banyak tempat, untuk di Fasilkom sendiri tidak ada karena dekat dengan Perpustakaan Pusat yang menyediakan ATM. Hanya jalan beberapa puluh meter maka sudah sampai di ATM BNI. Di beberapa fakultas lain juga disediakan ATM, malah ada juga minimarket Al**mart. Tentunya ini juga memudahkan untuk beli kebutuhan sehari-hari, tentunya tempatnya juga aman dan tidak ada “pungli” dari tukang parkir liar.

Pepohonan dan Green Area

Fasilitas ini termasuk sangat penting. Alasannya karena pepohonan dan green area merupakan penghasil oksigen untuk kita bernafas dengan baik. Apabila suplai oksigen baik, maka juga akan membuat badan kita sehat. Tentunya ini akan menunjang dalam proses belajar dan mengajar. Walau Depok kotanya panas, tapi adanya pepohonan yang rindang dimana-mana membuat UI menjadi kampus yang teduh dan nyaman. Satu hal yang jarang pernah saya temui lagi di Malang adalah adanya kabut ketika musim penghujan. Sedangkan di sini, pernah hingga jam 10-11 masih ada kabut di UI setelah hujan deras mengguyur. Wah, serasa di pegunungan saja, serta ada taman-taman dan ada danau. Yah, sambil studi sambil rekreasi :)

 Leave a Reply

(required)

(required)

CAPTCHA Image

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title="" rel=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>